Wisata Desa Cibuntu menjadi salah satu bukti bahwa Bumi Pasundan seolah tak pernah kehabisan destinasi wisata menarik. Bukan hanya menawarkan panorama alam yang asri, desa wisata ini juga menyuguhkan destinasi edukasi, budaya, hingga petualangan.
Cibuntu bakal ajak kamu untuk benar-benar “hidup” di desa dan berinteraksi langsung dengan warganya, hampir sama seperti desa wisata Pulesari. Berikut daya tarik Desa Wisata Cibuntu yang membuatnya begitu istimewa.
Lokasi, Jam Buka, dan Informasi Kunjungan Desa Wisata Cibuntu

Desa Cibuntu terletak di Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, tepat di sisi utara Gunung Ciremai. Ada dua jalur utama menuju desa ini, yakni melalui Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Cirebon.
Dari pusat Kota Kuningan, jaraknya sekitar 28 km atau kurang lebih 1 jam perjalanan menggunakan kendaraan bermotor. Meski berada di kawasan pegunungan, akses jalannya sudah cukup baik.
Namun, saat mendekati area desa, jalur akan semakin menyempit sehingga kamu perlu berkendara dengan hati-hati. Berikut informasi alamat wisata Cibuntu Kuningan dan update harga tiket masuk wisata Cibuntu Kuningan.
- Alamat lengkap: Jalan Raya, Cibuntu, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat 45559
- Harga tiket: Rp5.000 – Rp25.000 (tergantung lokasi dan aktivitas yang dituju)
- Jam buka: Senin – Minggu, pukul 08.00 – 16.00 WIB
Aktivitas Wisata Seru di Desa Wisata Cibuntu

Desa Wisata Cibuntu menawarkan beragam aktivitas yang cocok untuk pecinta alam, keluarga, hingga kamu yang ingin wisata santai tapi tetap berkesan. Berikut beberapa aktivitas favorit yang wajib masuk itinerary.
1. Tracking Bukit Gongseng dan Curug Gongseng
Bagi kamu yang suka aktivitas outdoor, jalur trekking Bukit Gongseng wajib dicoba. Jalur ini melintasi perbukitan yang dulunya merupakan bekas tambang pasir dan telah direklamasi menjadi wilayah tangkapan air yang penting bagi desa.
Di kawasan ini terdapat Curug Gongseng, yakni air terjun yang mengalir dari tebing batu andesit. Uniknya, debit airnya justru lebih besar saat musim kemarau karena bersumber dari mata air alami atau dalam istilah Sunda mopet sumber. Jalur tracking di sini bersih, terawat, dan tersedia gazebo untuk beristirahat.
2. Wisata Edukasi Kopi Lereng Ciremai
Tak jauh dari Desa Cibuntu, kamu bisa menikmati wisata edukasi kopi khas Kuningan. Lereng Gunung Ciremai sejak zaman kolonial memang dikenal sebagai kawasan penghasil kopi unggulan.
Melalui Koperasi Kopi Linggasana Makmur Sejahtera, masyarakat menanam berbagai varietas kopi seperti Arabika, Robusta, Liberika, hingga Arabika Tipika yang langka.
Wisatawan dapat belajar langsung proses pembibitan, perawatan, panen, hingga pengolahan pascapanen yang melibatkan seluruh warga.
3. Mencoba Kuliner Khas Desa Bubur Jolem
Liburan ke Desa Wisata Cibuntu rasanya belum lengkap tanpa mencicipi Bubur Jolem. Kuliner khas ini dibuat dari nasi yang dimasak dengan bumbu sederhana seperti cabai merah, bawang merah, bawang putih, dan terasi.
Siapa sangka makanan yang dahulu menjadi solusi warga saat masa paceklik, kini menjadi identitas kuliner desa yang bisa kamu nikmati langsung di rumah warga. Rasanya tentu nikmat ditambah cerita dan suasana kekeluargaan yang hangat.
4. Woodland dan Wahana Wisata Keluarga
Di sekitar kawasan desa, terdapat Woodland, wisata hutan pinus di bawah pengelolaan Taman Nasional Gunung Ciremai. Tempat ini tetap mempertahankan keasrian alam dan cocok untuk liburan keluarga namun tetap menyediakan berbagai wahana seru antara lain:
- Flying fox sepanjang ±200 meter
- Sepeda gantung
- Jembatan gantung
- Panjat tebing
- Wahana air dan terapi ikan
Homestay Desa Wisata Cibuntu: Menginap Serasa Pulang Kampung

Tak cukup hanya sehari untuk menikmati Desa Wisata Cibuntu, jadi kamu wajib mencoba bermalam di homestay. Lebih dari sekadar tempat menginap, homestay di sini menawarkan pengalaman hidup bersama warga desa.
Apalagi di Cibuntu, wisatawan tidak pernah dianggap sebagai “tamu”, melainkan saudara yang pulang ke kampung halaman. Di sini kamu bisa menikmati sarapan bersama tuan rumah, berbincang santai di teras, hingga ikut aktivitas harian warga.
Nuansa kekeluargaan inilah yang membuat banyak tamu betah dan ingin kembali lagi.
Setiap homestay umumnya hanya menampung 2 hingga 4 orang tamu. Konsep ini sengaja dipertahankan agar interaksi antara tamu dan pemilik rumah tetap hangat dan personal.
Dengan biaya sekitar Rp250.000 per orang per malam, kamu sudah mendapatkan:
- Kamar homestay untuk dua orang
- Satu kali makan
- Pengalaman hidup bersama warga desa
Salah satu homestay yang direkomendasikan adalah milik pasangan Narjo, yang pernah meraih penghargaan sebagai homestay terbaik tingkat ASEAN.
Namun, jika sudah penuh, tidak perlu khawatir karena saat ini tersedia sekitar 80 homestay dengan ±110 kamar di Cibuntu. Tinggal pilih sesuai preferensi dan budget. Jadi nggak heran lagi kan kenapa rata-rata ulasan desa wisata Cibuntu selalu positif.
Kesimpulannya destinasi desa wisata ini menawarkan paket lengkap: alam yang asri, aktivitas edukatif, budaya lokal, hingga pengalaman menginap yang autentik. Cocok untuk kamu yang ingin liburan dengan suasana tenang, bermakna, dan jauh dari hiruk-pikuk kota.
Semua daya tarik di atas menjadikan wisata Desa Cibuntu layak masuk wishlist liburan penutup tahunmu.
Agar perjalananmu semakin nyaman dan terencana, kamu bisa menggunakan layanan tur dari agen perjalanan resmi Bestur. Keunggulan Bestur adalah paket wisata yang bisa custom sesuai dana, harga transparan, dan pelayanan yang fair tanpa biaya tersembunyi.
Tinggal duduk santai, biar liburan ke Desa Wisata Cibuntu, tempat wisata Majalengka, tempat wisata Bandung murah untuk keluarga, atau destinasi lokal lainnya jadi pengalaman tak terlupakan.
2 Responses