Wajar jika kamu merasa bingung ketika hendak bepergian ke luar negeri untuk pertama kalinya. Pasalnya, banyak syarat ke luar negeri yang harus diurus! Tapi tenang. Selama kamu mengikuti tips liburan ke luar negeri pertama kali dari Bestur, traveling ke negara mana pun bisa kamu lakukan dengan percaya diri.
1. Riset Destinasi

Riset di sini bukan cuma soal menentukan tempat wisata yang akan kamu datangi, ya. Supaya perjalananmu aman, kamu juga harus belajar dulu tentang budaya, regulasi, norma, bahasa, sampai cara pembayaran di negara tujuan.
Persiapan liburan ke luar negeri ini penting agar kamu terhindar dari kejadian yang tidak diinginkan di negeri orang.
Meski begitu, jangan hanya mengandalkan media sosial untuk mencari informasi. Lebih baik pakai sumber resmi. Misalnya, website Safe Travel dari Kementerian Luar Negeri dan portal pariwisata resmi negara tujuan.
Dari sana, kamu bisa tahu kondisi keamanan dan perubahan aturan terbaru yang mana tahu berubah sewaktu-waktu.
2. Siapkan Dokumen dan Administrasi

Selain itu, berlibur ke luar negeri juga perlu persiapan administrasi. Jadi, kamu tidak bisa berangkat begitu saja jika belum mengurus dokumen-dokumen penting.
Paspor dan visa adalah dokumen wajib. Buat sejak awal supaya tidak terburu-buru. Informasi terkait berapa biaya bikin visa dan paspor serta prosesnya bisa kamu lihat di website Kemenkumham dan agen perjalanan.
Yang tak kalah penting, kamu juga harus menjaga dokumen-dokumen ini dengan baik. Artinya, jangan cuma membawa yang asli saja, tapi buat salinannya juga. Jika dokumen asli hilang, salinan itu bisa kamu pakai untuk mengurus penggantinya di KBRI negara yang kamu kunjungi.
3. Siapkan Uang Tunai dan Digital

Berbahaya jika kamu hanya membawa uang tunai atau mengandalkan kartu saja karena risikonya besar. Misalnya, dompet bisa dicuri, kartu bisa bermasalah di ATM, dan hal tak terduga lainnya juga bisa terjadi.
Solusinya, ikuti tips ke luar negeri yang satu ini: gunakan aturan 30/70, yaitu 30% uang tunai dan 70% e-money.
Uang tunai cocok untuk beli jajanan, tiket bus, memberi tip, dan keperluan darurat. Sedangkan e-money bisa digunakan untuk belanja buah tangan, membayar penginapan, dan tiket tempat wisata. E-money ini bisa berupa kartu debit, kartu kredit, atau travel wallet.
4. Manfaatkan Fintech Multi-Currency

Di sisi lain, membayar pakai kartu debit di luar negeri cukup berisiko karena kamu bisa terkena biaya mahal. Sebagai gantinya, ikuti tips pertama kali ke luar negeri yang satu ini.
Gunakan aplikasi Wise, Jenius, atau Bank Jago untuk menukar uang sejak awal. Dengan begitu, nilai uangmu tidak mudah berkurang karena perubahan pasar. Menariknya, aplikasi-aplikasi ini memakai kurs pasar yang lebih adil daripada kurs bank biasa.
Tetapi jika kamu tetap ingin membayar pakai kartu, ketika muncul pilihan “Pay in IDR or Local Currency?”, pilih Local Currency agar tidak rugi terkena kurs yang lebih tinggi.
5. Susun Bujet dengan Cermat

Nyatanya, tak sedikit orang yang meremehkan pentingnya tips bepergian ke luar negeri untuk pertama kali yang satu ini. Padahal supaya liburan tetap lancar, kamu tidak boleh kehabisan uang di tengah perjalanan.
Maka dari itu, bujet liburan tidak boleh cuma untuk tiket pesawat dan hotel. Anggaran yang baik harus berisi:
- Biaya operasional sehari-hari seperti naik transportasi, makan, dan masuk tempat wisata.
- Hidden cost, contohnya city tax, tourist tax, dan deposit hotel.
- Dana darurat sebesar 20-30% dari total bujet.
Sesampainya di negara tujuan, biasakan mencatat semua pengeluaran hingga yang kecil sekalipun dengan rapi supaya bujet tidak “bocor alus”.
6. Beli Asuransi Perjalanan

Tidak bermaksud menakut-nakuti, tapi kamu tidak pernah tahu apa yang bisa terjadi selagi jauh dari rumah. Supaya lebih aman dan tenang, sebaiknya kamu punya asuransi perjalanan. Dengan asuransi, kamu tidak akan kewalahan membayar biaya medis yang mahal di luar negeri.
Pilih polis yang sesuai kebutuhan, bukan yang paling murah. Selain itu, pastikan asuransinya punya:
- Tanggungan biaya medis dan evakuasi minimal USD 50.000.
- Perlindungan tambahan, seperti kompensasi bagasi hilang dan delay penerbangan.
- Nilai pertanggungan minimal sesuai aturan masuk negara.
- Sistem klaim cashless agar biaya rumah sakit langsung ditangani asuransi.
7. Bawa Obat-obatan Pribadi

Walaupun kamu sebetulnya juga bisa membeli obat di luar negeri, lebih aman bila membawa obat sendiri dari rumah. Pasalnya, kesulitan bahasa dan regulasi terkait obat yang berbeda bisa jadi kendala.
Jadi, siapkan beberapa obat berikut:
- Obat pencernaan, seperti oralit, loperamide, dan antasida.
- Obat pereda nyeri dan penurun demam, seperti paracetamol atau ibuprofen.
- Obat alergi dan pernapasan berupa antihistamin.
- Perlengkapan perawatan luka, seperti plester antiair dan antiseptik.
- Obat resep yang rutin diminum, misalnya untuk diabetes atau darah tinggi, beserta salinan resep dokter dalam bahasa Inggris.
8. Lakukan Vaksinasi

Di sisi lain, vaksinasi juga tak boleh ketinggalan. Adapun jenis vaksin yang kamu butuhkan harus sesuai dengan risiko penyakit di negara yang akan kamu kunjungi.
Meski begitu, ada tiga vaksin yang wajib dan dianjurkan, yaitu:
- Yellow Fever, jika kamu pergi atau transit di negara Afrika dan Amerika Latin.
- Meningitis, khususnya untuk jamaah umroh atau haji ke Arab Saudi.
- Influenza dan tifoid, terutama jika bepergian saat musim dingin di belahan bumi utara.
9. Waspada Penipuan

Sementara itu, tips liburan ke luar negeri yang satu ini wajib kamu ikuti jika tidak ingin jadi korban kejahatan. Kebanyakan kejahatan terhadap turis terjadi karena ada kesempatan, seperti pencopetan, atau penipuan. Meski caranya makin beragam, dasarnya tetap sama, yaitu memanfaatkan turis yang kurang tahu situasi sekitar.
Untuk mencegah hal itu, kamu harus terlihat percaya diri ketika berjalan. Bila kamu tampak bingung sambil melihat peta di tengah jalan, kamu justru akan menarik perhatian pelaku kejahatan. Kalau perlu mencari arah, cari tempat aman seperti toko atau lobi hotel.
Selain itu, simpan uang tunai di saku depan agar kamu tidak harus membuka dompet besar di keramaian.
10. Gunakan Ojek Online

Menggunakan transportasi umum termasuk salah satu tips liburan ke luar negeri murah. Masalahnya, bus atau kereta tidak selalu berhenti tepat di depan hotel. Jadi, jika kamu membawa banyak koper atau ingin lebih nyaman, apalagi ke tempat yang agak jauh, pakai saja aplikasi ojek online.
Instal dan registrasi aplikasi transportasi negara tujuan sebelum berangkat dari Tanah Air. Tenang saja, SMS OTP tetap akan kamu terima.
Sebagai referensi, berikut beberapa aplikasi ojek online yang beroperasi di sejumlah negara:
- Asia Tenggara: Grab (Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam), Gojek (Vietnam/Singapura), Bolt (Thailand)
- Korea Selatan: Kakao T
- Tiongkok: DiDi
- Eropa/AS: Uber, Bolt, FREENOW
11. Aktifkan Roaming

Kecuali HP kamu termasuk model terbaru seperti iPhone XR atau Samsung S20 ke atas, paket roaming operator Indonesia sudah cukup. Nah, kamu tidak perlu beli eSIM.
Telkomsel, XL, dan Indosat menawarkan berbagai paket yang praktis. Kelebihannya, kamu tidak perlu mengatur APN, dan nomormu tetap aktif untuk telepon dan SMS OTP bank.
Jika ingin hemat kuota, boleh juga menambahkan eSIM atau SIM lokal. Lalu, jangan lupa matikan data roaming di SIM asli supaya tagihan data tidak tiba-tiba membengkak.
12. Siapkan Mental

Jangankan liburan ke luar negeri, dalam kehidupan sehari-hari saja sering ada hal-hal yang tidak sesuai rencana. Perjalananmu juga bisa menghadapi risiko serupa, seperti kereta telat, makanan tidak sesuai selera, atau cuaca buruk.
Oleh sebab itu, kamu perlu mental yang luwes agar tetap bisa menikmati setiap momen. Apabila terlalu kaku, justru pengalaman liburan bisa terganggu.
Hal terpenting lainnya, jangan membuat jadwal terlalu padat. Sisakan waktu untuk istirahat. Kamu pasti tidak mau stres atau bertengkar dengan keluarga dan teman hanya karena kelelahan, bukan?
13. Patuhi Regulasi Bea Cukai

Perjalanan baru selesai ketika kamu sampai di rumah dengan selamat dan, yang tidak kalah penting, sesuai aturan. Pasalnya, banyak pelancong yang terjebak di bandara gara-gara tidak memahami aturan impor barang penumpang.
Sebenarnya, hal ini sudah diatur jelas di PMK 34/2025. Maka dari itu, baca dan patuhi aturan ini, khususnya apabila kamu membawa oleh-oleh dalam jumlah banyak.
Jika kamu menerapkan ke-13 tips liburan ke luar negeri pertama kali di atas, kamu bisa mengurangi risiko tak terduga plus menikmati pelesiran lebih maksimal.
Supaya lebih praktis, ada Bestur yang siap jadi partner perjalananmu. Dari menyiapkan itinerary sampai mengurus akomodasi dan transportasi, Bestur siap menemani ke mana pun tujuanmu. Hubungi kami sekarang juga untuk mulai konsultasi gratis!